gurindam69

Februari 1, 2008 at 1:11 am (Tak Berkategori)

Apabila terpelihara mata,
sedikitlah cita-cita.

Apabila terpelihara kuping,
khabar yang jahat tiadalah damping.

Apabila terpelihara lidah,
niscaya dapat daripadanya paedah.

Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
daripada segala berat dan ringan.

Apabila perut terlalu penuh,
keluariah fi’il yang tiada senunuh.

Anggota tengah hendaklah ingat,
di situlah banyak orang yang hilang semangat.

Hendaklah peliharakan kaki,
daripada berjalan yang membawa rugi.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

puisi

Januari 29, 2008 at 1:00 am (tugas)

Kekasihku,.
Hari ini ada rindu di hatiku yg begitu dalam
untukmu…
detik demi hari membuat aku makin takut kehilanganmu
kadang ingin rasanya Tuhan hentikan waktu untuk kita
meskipun hanya satu detik kebahagian itu bersamamu

kekasih,
ingin ku simpan bintang di hatimu dalam cintaku
dan selamanya akan terang di langit malamku

agar kau tahu,
aku begitu mencintaimu hingga tak ada tempat untuk diriku
dan orang lain.
aku lemah tanpa semangat hari darimu

aku disini takut bila prasasti perpisahan terukir
Aku takut hamparan kasih sayang musnah tertiup angin waktu
kekasihku,
peluk erat cintaku tuk selamanya
dalam sendu maupun bahagiamu
karna keraguanku tak kan pernah tercipta untukmu

hari ini ada rindu yg membuat aku menangis
untukmu..
begitu merindukanmu

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Halo dunia!

Januari 29, 2008 at 12:37 am (Tak Berkategori)

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Permalink 1 Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.